 |
Pengamatan Burung merupakan suatu kegiatan yang termasuk hobi yang sangat popular, Sedikit sekali travel agent mengerti akan perbedaan antara wisata budaya, petualangan dengan wisata pengamatan burung. Untuk itu kami menyediakan Paket wisata yang khusus untuk pengamatan burung untuk pulau jawa. Kami menyediakan paket wisata dengan pilihan lokasi pengamatan yang terkenal dengan jenis—jenis burung yang khas dari berbagai tempat di Jawa. Namun bukan hanya itu, untuk target spesies atau jumlah temuan jenis burung, kami memiliki beberapa lokasi yang memang belum dikenal di kalangan pengamat burung. Paket—paket tersebut dapat dilaksanakan selama 7—15 hari, jenis dan kualitas dari paket tergantung permintaan anda. Paket wisata yang kami kelola tidak terpaku pada satu paket yang memang harus dipatuhi oleh pelanggan, kami memberikan keleluasaan pada pelanggan untuk memilih lokasi yang akan dikunjungi atau memberikan list dari data burung yang ingin dilihat dan kami akan memberikan pelayanan yang lebih baik. Selain dari paket wisata kami juga menyediakan jasa tour operator bagi pelanggan yang hanya ingin kami bantu dalam hal management wisata untuk kawasan Pulau Jawa.
| Gede Pangrango National Park |
Taman Nasional Gunung Gede Pangrango merupakan kawasan hutan hujan tropis yang memiliki curah hujan yang cukup tinggi, Diperlukan waktu sekitar 2 jam perjalanan menggunakan kendaraan dari Ibu Kota Jakarta. Berbagai jenis satwa hidup dan berkembang biak didalam kawasan seperti jenis-Jenis Felidae, Primata, dan ratusan jenis burung yang Endemic maupun Umum. Jenis burung yang paling terkenal yang hidup didalam kawasan ini adalah Javan Cochoa, Javan Hawk Eagle, Spotted Croacias, Javan trogon, Javan tesia, Dusky WoodCock dan jenis lain yang menjadi target para pengamat burung.
|
| Halimun Salak National Park |
Taman Nasional Gunung Halimun merupakan kawasan taman nasional yang didirikan pada tahun 1992, memiliki luas sekitar 40.000 hekatar yang berbatasan dengan sukabumi, Bogor dan Lebak. Untuk menuju kawasan dibutuhkan waktu sekitar 4-5 jam dari Jakarta menggunakan kendaraan pribadi. Kawasan ini merupakan kawasan Taman Nasional yang masih muda namun kawasan hutannya memiliki keanekaragaman jenis makhluk hidup yang tinggi, kehidupan dan keragaman ekosistem yang sangat berfariasi, dari dataran tinggi sekitar 1927m dpl sampai ekosistem dataran rendah mencapai 600m dpl, beberapa jenis burung yang endemic seperti white Breasted Babbler, Javan Hawk Eagle dan jenis—jenis endemic dataran rendah lainnya.
|
| Carita Reserve |
Kawasan wisata carita merupakan kawasan hutan produksi yang masih terdapat beberapa hutan asli yang mendukung kehidupan ekosistem dan kelangsungan hidup berbagai jenis mahluk hidup, terutama jenis burung yang menjadi target bagi para pengamat burung seperti Javan Barred Owlet, Temmic Babler, Black Banded Barbet, Scarlet sunbird, dan jenis burung lainnya yang menjadi target pengamat burung. Diperlukan waktu sekitar 3-4 jam dari Jakarta menggunakan kendaraan pribadi.
|
| Pulau Dua |
Pulau Dua merupakan kawasan cagar alam yang memiliki luas sekitar 30 hektar, berbatasan dengan laut lepas dan kawasan tambak. Banyak jenis dari burung rawa dan burung air yang menjadi target spesies seperti white chap munia, Javan Plover, Javan White eye, dan masih banyak lagi jenis burung air lainnya yang menjadi target bagi pengamat burung. Diperlukian waktu sekitar 3 jam dari Jakarta. Berdasarkan data tahun 2000, jenis burung yang dapat dijumpai didalam kawasan ini sekitar 108 jenis yang 29 diantaranya adalah burung migrasi. Terdapat sekitar 85 jenis tumbuhan yang ada dan menjadi habitat yang baik bagi kelangsungan ekosistem didalamnya, terutama untuk jenis burung. Tumbuhan yang paling dominan disini adalah tumbuhan Avicennia marina, Rhizopora apiculata, Hibiscus tiliaceus L.
|
| Pulau Rambut |
Pulau Rambut merupakan hutan suaka marga satwa, pulau yang tidak dihuni oleh manusia ini menjadi surga bagi sekitar 59 jenis burung dataran rendah dan burung pantai baik yang migrasi ataupun residen, jenis burung yang menjadi incaran di pulai ini adalah Milky Stork dan elang laut seperti White Breasted Sea Eagle. Kawasan ini memiliki track yang bagus dan terpelihara. Ditengah—tengah pulau terdapat menara yang berguna untuk mengamati keadaan sekitar dan mengamati burung, baik burung air, burung laut maupun jenis raptor. Untuk menuju kawasan, kita akan menggunakan speed boat dari muara angke dan akan memakan waktu sekitar 1 jam, atau menggunakan kapal nelayan dari tanjung pasir.
|
| Muara Angke |
Muara Angke merupakan kawasan suaka marga satwa dengan luas sekitar 25,02 hektar yang berada di kawasan pesisir utara jakarta. Kawasan ini memiliki rawa dan padang ilalang yang menjadi habitat bagi burung dari jenis Cracke. yang menjadi incaran bagi pengamat burung, Javan Coucal, dan jenis burung air dan burung rawa lainnya. Sekitar 91 jenis burung, yakni 28 jenis burung air dan 63 jenis burung hutan, yang hidup di wilayah ini. Sekitar 17 jenis di antaranya adalah jenis burung yang dilindungi. Jembatan yang telah diperbaharui memudahkan para pengamat mencari dan memantau keadaan jenis burung yang ada di dalam kawasan.
|
| Pamanukan |
Pamanukan adalah kawasan tambak udang dan tambak ikan kakap. Pada pinggiran tambak terdapat jalur sungai yang ditumbuhi jenis mangrove dan jenis tumbuhan lain yang menjadi habitat burung, jenis burung yang menjadi target spesies disini adalah Javan Whiteeye, Mangrove Blue Flaycatcher, Javan Plover, dan jenis burung air serta burung rawa. Dari Jakarta diperlukan waktu sekitar 3—4 jam perjalanan menggunakan mobil pribadi.
|
| Ujung Kulon National Park |
Taman Nasional Ujung Kulon merupakan kawasan konservasi dan menjadi satu satunya tempat bagi badak jawa untuk hidup, terdapat sekitar 260 jenis burung baik yang endemic jawa, maupun yang endemic Indonesia serta berbagai jenis burung umum dataran rendah seperti Green Jungglefowl, Green Peafowl, javan lorikeet, Sunda Coucal, endemic babblers, sunbirds dan masih banyak jenis burung lainnya. Variasi hutan dari pantai, hutan mangrove, rawa ilalang dan hutan hujan tropis terdapat didalam kawasan. Dengan keadaan vegetasi yang berfariasi tentunya mendukung hidupnya berbagai jenis burung. Selain dari jenis burung, jenis satwa lain seperti banteng jawa, jenis primata, ular, muntcak, dan jenis satwa lainnya dapat ditemui didalam kawasan ini. Untuk mencapai lokasi kita bias melalui darat menuju Taman jaya atau dengan perahu dari labuan.
|
|
|
|
|
|